Blogger Cursor by Tutorial Blogspot

Welcome to my Blog

Senin, 07 Oktober 2013

PERAN BANK INDONESIA DALAM MENSTABILKAN PEREKONOMIAN INDONESIA

KEDUDUKAN DAN PERAN BANK INDONESIA


1. PERAN BANK INDONESIA
Sebagai bank central, Bank Indonesia memiliki lima peran utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Kelima peran utamayang mencakup kebijakan dan instrumen dalam menjaga stabilitas sistem keuangan adalah :
  • Pertama, Bank Indonesia memiliki tugas untuk menjaga stabilitas moneter antara lain melalui instrumen suku bunga dalam operasi pasar terbuka. Bank Indonesia dituntut untuk mampu menetapkan kebijakan moneter secara tepat dan berimbang. Hal ini mengingat gangguan stabilitas moneter memiliki dampak langsung terhadap berbagai aspek ekonomi. Kebijakan moneter melalui penerapan suku bunga yang terlalu ketat, akan cenderung bersifat mematikan kegiatan ekonomi. Untuk menciptakan stabilitas moneter, Bank Indonesia telah menerapkan suatu kebijakan yang disebut inflation targeting framework.
  • Kedua, Bank Indonesia memiliki peran vital dalam menciptakan kinerja lembaga keuangan yang sehat. Penciptaan kinerja lembaga perbankan seperti itu dilakukan melalui mekanisme pengawasan dan regulasi. Untuk menciptakan stabilitas di sektor perbankan secara berkelanjutan, Bank Indonesia telah menyusun Arsitektur Perbankan Indonesia dan rencana implementasi Basel II.
  • Ketiga, Bank Indonesia memiliki kewenangan untuk mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Bila terjadi gagal bayar pada salah satu peserta dalam sistem-sistem pembayaran, maka akan timbul risiko potensial yang cukup serius dan mengganggu kelancaran sistem pembayaran. Bank Indonesia mengembangkan mekanisme dan pengaturan untuk mengurangirisiko dalam sistem pembayaran yang cenderung semakin meningkat. Antara lain dengan menerapkan sistem pembayaran real time gross settlement (RTGS) yang dapat meningkatkan keamanan dan kecepatan sistem pembayaran.
  • Keempat, melalui fungsinya dalam riset dan pemantauan, Bank Indonesia dapat mengakses informasi-informasi yang dinilai mengancam stabilitas keuangan. Melalui pemantauan secara macroprudential, Bank Indonesia dapat memonitor kerentanan sektor keuangan dan mendeteksi potensi kejutan yang berdampak pada stabilitas sistem keuangan. Melalui riset serta mengetahui hasil riset tersebut akan menjadi rekomendasi dalam mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meredam gangguan dalam sektor keuangan.
  • Kelima, Bank Indonesia memiliki fungsi sebagaijaring pengaman sistem keuangan melalui fungsi bank sentral sebagai lender of the last resort (LoLR) yang berfungsi sebagai peran traditional Bank Indonesia sebagai bank sentral dalam mengelola krisis guna menghindari terjadinya ketidakstabilan sistem keuangan. Pertimbangan resiko sistemik dan persyaratan yang ketat harus diterapkan dalam penyediaan likuiditas tersebut.


2. STATUS DAN KEDUDUKAN BANK INDONESIA
Bank Indonesia mempunyai otonomi penuh dalam merumuskan dan melaksanakan setiap tugas dan wewenangnya sebagaimana ditentukan dalam undang-undang tersebut. Pihak luar tidak dibenarkan mencampuri pelaksanaan tugas Bank Indonesia dan Bank Indonesia juga berkewajiban untuk menolak atau mengabaikan intervensi dalam bentuk apapun dari pihak manapun juga.
Status dan kedudukan yang khusus tersebut diperlukan agar Bank Indonesia dapat melaksanakan peran dan fungsinya sebagai otoritas moneter secara lebih efektif dan efisien.
  • Sebagai Badan Hukum
Status Bak indonesia baik sebagai badan hukum publik maupun badan hukum perdata ditetapkan dengan undang-undang. Sebagai badan hukum publik Bank Indonesia berwenang menetapkan peraturan-peraturan hukum yang merupakan pelaksanaan dari undang-undang yang mengikat seluruh masyarakat luas sesuai dengan tugas wewenangnya. Sebagai badan hukum perdata, Bank Indonesia dapat bertindak untuk dan atas nama sendiri di dalam maupun di luar pengadilan.

Peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi.
  • Bank Indonesia memiliki tugas untuk menjaga stabilitas moneter antara lain melalui instrumen suku bunga dalam operasi pasar terbuka.
  • Bank Indonesia memiliki peran vital dalam menciptakan kinerja lembaga keuangan yang sehat.
  • Bank Indonesia memiliki kewenangan untuk mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.
  • Melalui fungsinya dalam riset dan pemantauan, Bank Indonesia dapat mengakses informasi-informasi yang dinilai mengancam stabilitas keuangan.
  • Bank Indonesia memiliki fungsi sebagaijaring pengaman sistem keuangan melalui fungsi bank sentral sebagai lender of the last resort (LoLR) yang berfungsi sebagai peran traditional Bank Indonesia sebagai bank sentral dalam mengelola krisis guna menghindari terjadinya ketidakstabilan sistem keuangan

Minggu, 06 Oktober 2013

Kesempatan Berkarir di Bank Indonesia


Bank Indonesia mengundang putra/putri terbaik bangsa untuk bekerja dan mengembangkan karir di Lembaga Bank Sentral yang berperan dan bertanggung jawab sebagai pengawal stabilitas moneter dan sistem keuangan Republik Indonesia.

PERSYARATAN UMUM :
  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • IPK minimal 3,0 (skala 4)
  • Memiliki kemampuan berbahasa Inggris, ditunjukkan dengan sertifikat ITP TOEFL score minimal 500 atau IELTS score minimal 5,5 yang masih berlaku sampai dengan tanggal 9 Januari 2012. Bagi yang tidak memiliki sertifikat, harus mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.
  • Memiliki kemampuan sangat baik dalam penulisan, komunikasi verbal, dan penggunaan komputer (Windows, Ms Office).
  • Tidak memiliki saudara kandung/suami/isteri yang bekerja sebagai pegawai atau calon pegawai Bank Indonesia
  • Bersedia menjalani ikatan dinas dengan Bank Indonesia dan tidak terikat ikatan dinas dengan Institusi lain
  • Bersedia tidak hamil selama menjalani program pendidikan
  • Bersedia ditempatkan di seluruh kantor Bank Indonesia

PERSYARATAN KHUSUS
  • Usia maksimal mengikuti ketentuan sesuai dengan jabatan yang dilamar
  • Bidang studi/jurusan mengikuti ketentuan sesuai dengan jabatan yang dilamar

LOKASI TES :
  • Jakarta
  • Bandung
  • Semarang
  • Surabaya
  • Denpasar
  • Makassar
  • Banjarmasin
  • Palembang
  • Padang
  • Medan
Keterangan: Lokasi tes jalur MLE seluruhnya dilakukan di Jakarta

TATA CARA PENGAJUAN LAMARAN
  • Penyampaian lamaran hanya dapat dilakukan secara on-line sesuai dengan periode registrasi yang telah ditetapkan. Tidak ada jalur lain yang digunakan dalam proses pengiriman lamaran.
  • Pelamar wajib memiliki alamat e-mail yang sudah aktif untuk dapat mengikuti proses rekrutmen ini. Penyelenggara tidak melayani perbaikan/revisi alamat e-mail yang salah input oleh pelamar.
  • Pelamar wajib mengisi aplikasi dengan data/informasi yang benar. Apabila lolos seleksi administrasi, pelamar akan dipanggil untuk mengikuti verifikasi dokumen (bersamaan dengan seleksi Tahap I). Dokumen yang harus dibawa untuk diserahkan pada saat tes Tahap I dapat dilihat pada informasi dibawah Tabel Tahapan Pelaksanaan Kegiatan.
  • Setelah mengisi formulir aplikasi dan mengirimkannya kembali secara on-line, Pelamar akan mendapat konfirmasi registrasi melalui e-mail. Konfirmasi tersebut berisi nomor registrasi yang akan digunakan selama proses seleksi.
  • Pelamar hanya dapat melamar pada satu jabatan. Pengisian data lamaran kedua akan ditolak oleh sistem secara otomatis.
  • Aplikasi yang disampaikan diluar batas waktu yang ditetapkan dan/atau tidak dilakukan secara on-line sebagaimana ketentuan pada butir 1 diatas, tidak akan diproses lebih lanjut.

VERIFIKASI KELENGKAPAN DOKUMEN
1. Pelamar wajib membawa berkas sebagai berikut :
  • Daftar Riwayat Hidup yang didownload dari website www.ppm-rekrutmen.com/bank_indonesia
  • Fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang berlegalisir asli (cap basah)
  • Fotokopi KTP yang masih berlaku
  • Pas Foto berwarna ukuran 4 x 6, 2 lembar
  • Fotokopi Sertifikat ITP TOEFL dengan skor minimal 500 atau IELTS skor minimal 5,5 yang masih berlaku sampai dengan tanggal 9 Januari 2012
  • Fotokopi Sertifikat Brevet A/B untuk jabatan Staf (bidang perpajakan), Analisis Keuangan Muda (Laporan Keuangan)
  • Fotokopi Sertifikat/Surat Referensi terkait
  • Surat Pernyataan bermeterai Rp. 6000,- yang didownload dari website www.ppm-rekrutmen.com/ bank_indonesia , meliputi :
  1. Tidak memiliki saudara kandung/ suami/ isteri yang bekerja sebagai pegawai atau calon pegawai Bank Indonesia
  2. Bersedia menjalani ikatan dinas dengan Bank Indonesia dan tidak terikat ikatan dinas dengan Institusi lain
  3. Bersedia tidak hamil selama menjalani program pendidikan
  4. Bersedia ditempatkan di seluruh kantor Bank Indonesia
2. Berkas lamaran tersebut dimasukan ke dalam Map berwarna, sesuai dengan ketentuan sebagai jalur yang dilamar :
  • PCPM : Map Biru
  • MLE : Map Merah
3. Tuliskan nama dan nomor registrasi Anda di halaman muka Map


Pelamar wajib menunjukkan berkas sebagai berikut :
  • KTP/SIM/Indentitas Diri yang masih berlaku
  • Ijazah asli sesuai dengan persyaratan pendidikan
  • Transkrip nilai asli sesuai dengan persyaratan pendidikan
  • Sertifikat ITP TOEFL dengan skor minimal 500 atau IELTS skor minimal 5,5 yang masih berlaku sampai dengan tanggal 9 Januari 2012
  • Sertifikat Brevet A/B untuk jabatan Staf (bidang perpajakan), Analisis Keuangan Muda (Laporan Keuangan)
  • Sertifikat/Surat Referensi terkait
KETENTUAN LAIN
  • Pelamar yang tidak dapat menunjukkan dokumen administrasi dan/atau data pendukung sesuai persyaratan pada tahap verifikasi dokumen, maka secara otomatis gugur dari proses penerimaan Calon Pegawai Bank Indonesia.
  • Masa penyampaian lamaran secara on-line dimulai tanggal 9 Januari 2012 pukul 06.00 WIB sampai dengan batas akhir registrasi on-line yang telah ditetapkan hingga pukul 24.00 WIB.
  • Keputusan untuk memanggil pelamar dan penentuan hasil seleksi sepenuhnya merupakan kewenangan Bank Indonesia serta tidak dapat diganggu gugat.
  • Selama proses seleksi, Bank Indonesia tidak melayani surat menyurat, email, dan sarana komunikasi lainnya.
  • Peserta tidak dipungut biaya dalam proses penerimaan calon pegawai.





Sabtu, 05 Oktober 2013

Menciptakan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas

Pikirian tenang semua terkendali, itulah kata kata yang tepat mengisi inspirasi positif saya. Hikmah berfikir tenang saya dapatkan setelah menontong film the legend of speed, film yang banyak masalah tapi actor mandarin yang ganteng menghadapi dengan tenangnya yaitu mas sky. Pikiran mendominasi kita dalam gerak tubuh kehidupan selain peyeimbang perasaan hati. Sukses tidaknya seseorang mengapai cita citanya juga tergantung seberapa jauh pemikran positifnya untuk menghadapi masalah masalah dengan tenang. Menemukan cara agar tidak larut dalam kesedihan, bahkan membalikan keadaan dari susah menjadi senang dengan kecerdasan pemikiran counter attack. Karena manusia makhluk yang berfikir factual tidak ada salahnya jika kita belajar dari ebook sdm menjadi pribadi berkualitas tanguh ini.

Jumat, 04 Oktober 2013

POLA DASAR MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA BANK INDONESIA

I. PENDAHULUAN

UMUM
  • Dengan semakin luas dan kompleknya tuntutan plaksanaan tugas di Bani Indonesia , maka diperlukan arah, sasaran dan strategi yang jelas di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia Bank Indonesia (MSDM-BI) agar dapar meningkatkan kualitas dukungan terhadap upaya organisasi Center of Excellence dalam fungsi pokok Bank Indonesia.
  • Arah, sasaran dan strategi dituangkan dalam pola dasar MSDM (Blue Print) yang merupakan penyempurnaan buku MSDM yang tlah dirumuskan tahun 1991.


PENGERTIAN DAN BENTUK POLA DASAR MSDM-BI
  • Pola Dasar MSDM – BI adalah dasar dari seluruh kebijakan MSDM yang mencakup sistem-sistem yang terpadu dan komprehensif.
  • Pola Dasar MSDM-BI didisain dalam bentuk sgi-8 (oktagonal yang menggambarkan suatu keterkaitan antar fungsi, produk, sistem dan kegiatan yang terpadu serta dilandasi oleh Budaya Kerja yang kuat dan kondusif menuju Sasaran Akhir MSDM.
  • Di luar oktagonal terdapat lingkaran yang merefleksikan Stake-Holder dari MSDM-BI. Stake Holder dalam pengertian ini adalah pihak-pihak yang terkait atau memiliki kepentingan dengan produk-produk yang dihasilkan oleh MSDM-BI


TUJUAN POLA DASAR MSDM-BI
Tujuan diciptakannya Pola Dasar MSDM-BI antara sebagai :
  • Gambaran menyeluruh keberadaan produk, sistem dan kegiatan MSDM-BI yang terpadu dan konseptual
  • Acuan pimpinan dalam membuat berbagai kebijakan SDM dalam enetapkan langkah-langkah strategis baik jangka pendek, menengah maupun panjang
  • Memberikan kemudahan dalam engidentifikasi penyempurnaan sistem-sistem MSDM 


II. SASARAN AKHIR, FUNGSI DAN PRINSIP DASAR MSDM – BI
  1. Di dalam oktagonal terdapat lingkaran yang merupakan pusat Pola Dasar MSDM. Lingkaran tersebut merupakan sasaran akhir MSDM-BI yang berupa SDM dengan kinerja dan kepuasan kerja tinggi untuk menunjang pencapaian sasaran organisasi.
  2. Di samping itu MSDM-BI mempunyai 3 (tiga) fungsi yaitu :
  • Fungsi pengadaan (Staffing) meliputi Sistem Kepangkatan dan Jalur karir, Perencanaan SDM, Penerimaan dan Penempatan.
  • Fungsi Pengembangan (Developing) meliputi Sitem Mutasi, Pomosi, Pendidikan dan Pelatihan serta Penilaian 
  • Fungsi Pemeliharaan (Maintaining) meliputi Sistm Penggajian dan Fasilitas, Pelayanan kesehatan, Kesehatan dan Keselatan kerja, Pembinaan SDM, Disiplin SDM, Pemberhentian Pegawai serta Pensiun dan Kesejahteraan hari tua.
  • Seluruh aktivitaspengelolaan SDM berlandaskan atas azas-azas :
  1. Penelitian yang seksama ; penyusunan sistem MSDM harus didasarkan atas hasil penelitian (Research Base) ;
  2. Perencanaan yang matang ; pengelolaan SDM didasarkan atas perencanaan yang mendalam (Plan Based-Action) ;
  3. Harmonisasi, keputusan SDM harus mempertimbangkan kepentingan individu pegawai maupun organisasi ;
  4. Konsistensi, kebijakan pengelolaan SDM harus senantiasa konsisten ;
  5. Efisiensi, pengelolaan SDM mempertimbangkan aspek-aspek efektivitas dan efisiensi ;
  6. Kompetensi ; kompetensi pegawai sebagai dasar utama dalam penetapan kebijakan kepegawaian ;
  7. Pimpinan satker sebagai mitra; setiap pimpinan satker adalah „perpanjangan tangan“ dari USDM di dalam mengelola pegawai d lingkngannya;
  8. Adaptasi pada perubahan; tidak statis dan senantiasa mengikuti perkembangan yang terjadi
III. PRODUK MSDM-BI

SISTEM KEPANGKATAN DAN JALUR KARIR (MSDM-A)
  • Sistem Kepangkatan dan jalur karir adalah suatu sistem yang menggambarkan pergerakan jabatan pegawai yang terpola menurut jenjang (strata) baik horizontal maupun vertical.
  • Pergerakan Karir tersebut berkisar di antara jenjang jabatan yang mengawali seluruh sistem MSDM. Dengan adanya jenjang karir yang jelas maka pegawai bisa mengerti dengan jelas dimana dirinya berada pada saat ini dan pada waktu yang akan datang.
  • Prinsip yang melandasi sistem ini adalah :
  1. Adanya jenjang jabatan yang jelas termasuk tugas dan pensyaratan jabatan
  2. Jalur karir dapat bergerak horizontal dan vertical.


SISTEM PERENCANAAN SDM (MSDM-B)
  • Sistem Perencanaan SDM merupakan prakiraan yang sistimatis dari suatu organisasi mengenai kebutuhan dan penyediaan SDM baik secara kualitas maupun kuantitas yang meliputi perencanaan penerimaan dan penempatan ,pendidikan dan platihan, mutasi, serta program SDM.
  • Sistem ini merupakan perangkat yang menghubungkan antara program-program dan sasaran SDM dengan sasaran organisasi.
  • Prinsip yang melandasi sistem ini adalah :
  1. Proyeksi dilakukan secara berkala;
  2. Proyeksi dilakukan dengan memperhatikan aspek kualitas dan kuantitas SDM;
  3. Dpat dijadikan dasar pnetapan kebijakan SDM lainnya.


IV. URAIAN SISTEM-SISTEM MSDM-BI
SISTEM PENERIMAAN DAN PENEMPATAN (MSDM-C)
  • Sistem Penerimaan dan Penempatan merupakan suatu sistem yang menggambarkan proses pengadaan seleksi dan penempatan pegawai baru dengan jumlah, mutu dan watu yang tepat.
  • Prinsip yang melandasi sistem ini adalah :
  1. Pelaksanaan rekrutmen bersifat aktif dan dinamis untuk mendapatkan calon yang potensial;
  2. Seleksi pnerimaan dan penempatan dilakukan secara obyektif;
  3. Untuk jabatan tertentu digunakan digunakan tenaga kontra.


SISTEM MUTASI (MSDM-D)
  • Sistem Mutasi erupakan istem yang menggambarkan perpindahan pegawai dari satu satker ke satker yang lain. Oleh karena itu, tidak termasuk dalam pengertian mutasi ini adalah rotasi dan alih jabatan pada tingkat jabatan ang sama dalam satu satker.
  • Prinsip yang melandasi sistem ini, adalah :
  1. Berlaku untuk semua jenjang jabatan;
  2. Dilakukan secara berkala;
  3. Sebagai sarana pengembangan dan sekaligus sebagai upaya mendapatkan kesesuaian kerja.


SISTEM PROMOSI (MSDM-E)
  • Promosi adalah perindahan dari suatu jabatan ke jabatan lain (baik lini maupun non lini) yang lebih tinggi.
  • Promosi akan mempertemukan kebutuhan antara organisasi dan pegawai sehingga dapat meningkatkan kinerja organisasi dan sekaligus menciptakan keputusan kerja pegawai (job satisfaction)
  • Prinsip yang melandasi sistem ini adalah :
  1. Sesuai dengan lowongan jabatan;
  2. Promosi dilaksanakan melalui seleksi yang obyektif.


SISTEM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (MSDM-F)
  • Pendidikan dan pelatihan merupakan wahana pengembangan SDM yang bermata dua. Di satu pihak untuk memenuhi kebutuhan organisasi akan adanya peningkatan kualitas SDM, di lain pihak merupakan sarana motivasi yang efektif bagi pegawai karena adanya perasaan diakui serta diperhatikan kepentingannya.
  • Sistem Pendidikan dan pelatihan terdiri atas 2 sub sistem, yaitu sub sistem Pembekalan Pengetahuan dan sub istem Peningkatan Mutu Keterampilan. Pembekalan pengetahuan dikaitkan dengan kebutuhan untuk dapat menduduki jabatan yang akan datang, sedangkan peningkatan mutu keterampilan dikaitkan dengan upaya untuk memperlancar pelaksanaan tugas saat ini.
  • Prinsip yang melandasi sistem ini adalah :
  1. Atas dasar kebutuhan organisasi (Training need identification
  2. Berkaitan dengan bidang tugas;
  3. Berkesinambungan, yaitu materi pendiikan berjenjang dan pelaksanaannya dilakukan terus menerus.


SISTEM PENILAIAN (MSDM-G)
  • Sistem Penilaian adalah suatu sistem yang disusun untuk menilai keseluruhan hasil pencapaian sasaran kerja dan keterampilan yang telah ditunjkkan oleh pegawai dalam melakukan tugasnya.
  • Prinsip yang mlandasi sistem ini adalah :
  1. Berorientasi pada hasil dan keterbukaan ;
  2. Memperhatikan aspek perilaku kerja atau keterampilan yang relevan dalam melaksanakan tugas pekerjaan
  3. Menggunakan hasil pencatatan selama periode penilaian
  4. Menitikberatkan tanggung jawab penilaian dan pengembangan pegawai kepada atasan langsung; dan
  5. Untuk melihat perkembangan pencapaian tugas dan penilaian diadakan Progess Review.


SISTEM PENGGAJIAN DAN FASILITAS (MSDM-H)
  • Pada dasarnya Penghasilan pegawai yang diterima dari Bank terdiri atas 3 unsur yaitu 
  1. Gaji adalah sejumlah uang yang dibayarkan kepada pegawai sebagai imbalan atas hasil kerja yang diberikan kepada Bank ;
  2. Tunjangan prestasi yaitu sejumlah uang yang diberikan dalam kaitannya dengan prestasi kerja pegawai. Tunjangan ini bertujuan untuk memotivasi pegawai guna berprestasi lebih baik;
  3. Bonus baik berupa uang atau fasilitas maupun kemudahan yang diberikan untuk tujuan meningkatkan kepuasan kerja serta membuat kometitif di pasaran tenaga kerja Termasuk dalam fasilitas ini adalah : uang penghargaan masa dinas; uan perjalanan cuti; UJP; THR; pinjaman sera fasilitas lainnya seerti rumah dinas
  • Prinsip yang melandasi sistem ini :
  1. Atas dasar abatan;
  2. Dikaitkan dengan prestasi kerja;
  3. Kompetitif di pasar tenaga kerja;
  4. Fungsi motivasi.


SISTEM PELAYANAN KESEHATAN (MSDM-I)
  • Sistem pelayanan kesehatan adalah suat sistem yang ditunjukkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui upaya preventif, promotif, dan kuratif yang dilaksanakan secara efektif dan efisien.
  • Prinsip yang melandasi sistem ini adalah Pelayanan kesehatan yang terpadu serta didukung dengan efesiensi biaya.


SISTEM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (MSDM-J)
  • Sistem kesehatan dan keselamatan adalh sistem yang menggambarkan tata cara pengendalian lingkungan kerja dan pembinaan kesehatan pegawai yang sesuai agar tercapai kondii ptimum seingga pegawai dapat ekerja dengan baik.
  • Prinsip yang melandasi sistem ini adalah :
  1. Preventif dalam proses pengadaan sarana dan prasarana kerja
  2. Kuratif dan rehabilitatif dalam mengatasi masalah gangguan kesehatan dan keselamatan kerja
  3. Dalam pelaksanaannyaterdapat komitmn dari semua pihak terkait.
  4. Senantiasa mengikuti perkembangan teknologi.


SISTEM PEMBINAAN (MSDM-K)
  • Sistem pembinaan SDM merupakan sistem yang menggambarkan upaya untuk membina pegawai bermasalah dalam rangka membantu pegawai mengatasi masalahnya.
  • Prinsip dasar yang melandasi sistem ini adalah :
  1. Pembinaan dilakukan oleh pimpinan satker ;
  2. Pembina berfungsi sebagai counsellor dalam arti bersama-sama membantu memecahkan masalah;
  3. Pembinaan akhir di USDM dalam bentuk konduite.


SISTEM DISIPLIN SDM (MSDM-L)
  • Sistem disiplin SDM mrupakan sistem yang menggambarkan upaya untuk menjamin terpeliharanya tata tertib dan diiplin kerja.
  • Prinsip yang melandasi sistem ini adalah :
  1. Terdapat ketentuan yang jelas;
  2. Sanksi dibedakan menurut tingkat dan jenis pelanggaran.


SISTEM PEMBERHENTIAN PEGAWAI (MSDM-M)
  • Sistem pemberhentian pegawai mengatur kondisi-kondisi yang dapat mengakibatkan pemberhentian pegawai serta hak dan kewajiban yang menyertainya. Dengan adanya batasan-batasan kondisi yang elas maka pegawai akan mendapatkan ketentraman dan kepastian kerja.
  • Prinsip yang melandasi sistem ini adalah :
  1. Atas dasar kinginan organisasi (BI) atau pegawai yang bersangkutan ;
  2. Memberikan penghargaan yang layak dengan memperhatikan kewajiban pegawai tersebut.


SISTEM PENSIUN DAN KESEJAHTERAAN HARI TUA (MSDM-N)
  • Sistem ini mengatur penghasilan pegawai setelah berhenti bekerja dan kepentingan pegawai yang berkaitan dengan kesejahteraan hari tua. Dengan adanya sistem pensiun dan jaminan yang baik untuk hari tua maka pegawai akan mendapatkan ketenteraman kerja
  • Prinsip yang melandasi sistem ini adalah :
  1. Ketentuan yang mengatur tentang peniun serta hak dan kewajibannya dinyatakan secara jelas ;
  2. Fungsi motivasi.
SISTEM INFORMSI MSDM (MSDM-O)
Sistem informasi MSDM merupakan sistem pengelolaan MSDM secara terpadu yang mencakup :
  1. Data individu pegawai termasuk data pokok kepegawaian, kesehatan, kepribadian, dan keterampilan yang dimilki.
  2. Data peryaratan jabatan (manajemen competence) untuk seluruh jabatan.
Sistem ini berfungsi sebagai pengikat (interlink) dari seluruh sistem MSDM.


Prinsip-prinsip yang mlandasi Sistem Informasi MSDM antara lain :
  1. Database yang akurat dan up to date;
  2. Dapat diakses dengan mudah ole hunt-nit pengelola SDM sesuai dengan kewenanganna;
  3. Menyediakan inforasi yang aan dgunakan sebagai dasar pengambian keptusan di bidang MSDM.


BUDAYA KERJA (MSDM-P)
Budaya kerja merupakan suatu keyakinan yang dimiliki secara bersama untuk dapat menghasilkan seperangkat norma-norma yang secara kuat membentuk tingkah laku indiviu atau kelompok.
Budaya kerja harus mencerminkan sikap kerja, kemampuan pikir dan sikap mental para pelaku organisasi, shingga dalam penerapnnya sehari-hari norma / nilai Budaya Kerja harus dapat diejawantahkan sebagai Etika Profesi pegawai Bank Sentral.

Kamis, 03 Oktober 2013

Fakta Menarik Tentang Bank Indonesia

Bank Indonesia sempat menjadi pembicaraan hangat ketika kasus Century Booming di masyarakat. Bank Indonesia dituduh menjadi biang keladi kasus tersebut. Boediono Gubernur BI waktu itu sempat menjadi bulan - bulanan media dan massa. 
Bank Indonesia adalah pemegang otoritas moneter. kebijakan seperti suku bunga, perbankan dan sebagainya menjadi domain Bank Indonesia. Bank Indonesia adalah katalisator ekonomi Indonesia. maju mundurnya ekonomi bangsa ini adalah andil dari Bank Indonesia. Namun, Bank Indonesia tidak sebatas hal itu. berikut ini hal menarik tentang Bank Indonesia.
  • Boediono Siapa yang tidak kenal gubernur BI yang satu ini. namanya melambung ketika dipinang Presiden SBY untuk mendampinginya menjadi calon wakil presiden. Boediono yang menjabat sebagai gubernur Bank Indonesia kala itu, memutuskan untuk menerima lamaran tersebut. Boediono menjadi orang pertama yang merengkuh jabatan wakil presiden.
  • IMF International Monetary Fund. Bank Indonesia dituding terlalu akrab dengan lembaga internasional tersebut. Resep, anjuran, dan saran kerap ditelan mentah - mentah oleh BI. contohnya ketika krisis 1998 mendera Indonesia, bukannya sembuh malah makin sakit.
  • Suku Bunga. Suku bunga yang ditetapkan Bank Indonesia dianggap terlalu tinggi. setelah diturunkan, justru para bank bandel tidak melaksanakan anjuran BI.suku bunga BI dianggap tidak pro pada sektor usaha kecil menengah karena terlalu mencekik si miskin.
  • Miranda Goeltom. Boleh dibilang Miranda Goeltom adalah senior dari Sri Mulyani. sebelum Sri Mulyani meroket, nama Miranda Goeltom sempat jadi ratu ekonomi Indonesia. Namun, deputi gubernur Bank Indonesia tersebut justru terjerat kasus. Miranda dituduh Agus Condro, politisi PDI-P membagi - bagi uang ( fee ) untuk meloloskan Miranda sebagai deputi guernur.
  • Pemukulan Wartawan. Satpam Bank Indonesia sempat di cap arogan karena menghajar wartawan SCTV. Boediono pun turun tangan meredakan suasana. Boediono meminta maaf dan berjanji menuntaskan kasus tersebut.
  • Katalisator Ekonomi. Ketika ekonomi dunia sedang sakit akibat subprime mortagage Indonesia justru berhasil tumbuh positif bersama India dan Cina. keberhasilan itu tidak lepas dari andil Bank Indonesia. bersama jajaran pemerintah, BI setiap hari hingga malam rapat untuk merumuskan kebijakan ekonomi Indonesia.
  • Hot Money. Aliran deras Hot Money yang masuk ke Indonesia dianggap sudah mengkhawatirkan. Bank Indonesia yang memiliki otoritas untuk menindak dianggap belum cukup berperan. Para pengamat ekonomi memperkirakan Bubble Economy bukan tidak mungkin melanda Indonesia. Terlihat kuat diluar, namun justru rapuh di dalam. 

Rabu, 02 Oktober 2013

BANK INDONESIA


Bank Indonesia ( dulu disebut De Javasche Bank ) adalah Bank sentral Republik Indonesia. sebagai bank sentral, BI mempunyai satu tujuan tunggal yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. kestabilan rupiah ini megandung dua aspek yaitu kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa serta kestabilan terhadap nilai mata uang negara lain.



untuk mencapai tujuan tersebut BI didukung oleh tiga pilar yang merupakan tiga bidang tugasnya. ketiga bidang tugas ini adalah menetapkan dan melaksakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga sistem pembayaran, serta mengatur dan mengawasi perbankan di indonesia. ketiganya perlu diintegrasi agar tujuan tercapai dan memelihara kestabilan rupiah dapat dicapai secara efektif dan efisien. 
BI juga menjadi satu - satunya lembaga yang memiliki hak untuk mengedarkan uang di indonesia.

SEJARAH BANK INDONESIA

Pada 1828 De Javasche Bank didirikan oleh Pemerintah Hindi Belanda sebagai bank sirkulasi yang bertugas mencetak dan mengedarkan uang.
Tahun 1953, Undang - Undang Pokok Bank Indonesia menetapkan pendirian Bank Indonesia untuk menggantikan fungsi De Javasche Bank sebagai bank sentral, dengan 3 tugas utama di bidang moneter, perbankan, dan sistem pembayaran.  Di samping itu, Bank Indonesia diberi tugas penting lain dalam hubungannya dengan pemerintah dan melanjutkan fungsi bank komersial yang dilakukan oleh DJB sebelumnya.

Pada Tahun 1968 diterbitkan Undang - Undang Bank Sentral yang mengatur kedudukan dan tugas Bank Indonesia sebagai Bank Sentral, terpisah dari bank - bank lain yang melakukan fungsi komersial. selain tugsa pokok bank sentral, Bank Indonesia juga bertugas membantu pemerintah sebagai agen pembangunan mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta meperluas kesempatan kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat.

Tahun 1999 merupakan babak baru dalam Bank Indonesia, sesuai dengan UU No. 23 / 1999 yang menetapkan tujuan tunggal Bank Indonesia yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.
pada tahun 2004 undang-undang Bank Indonesia di amandemen dengan fokus pada aspek penting yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan wewenang Bank Indonesia, termasuk penguatan governance. Pada tahun 2008, pemerintah mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No.2 tahun 2008 tentang perubahan kedua atas undang-undang No.23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan.

TUJUAN DAN TUGAS  BANK INDONESIA
Dalam kapasitasnya sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.
Kestabilan nilai rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa,
serta kestabilan terhadap mata uang negara lain. Aspek pertama tercermin pada perkembangan laju inflasi,
sementara aspek kedua tercermin pada perkembangan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain.
Perumusan tujuan tunggal ini dimaksudkan untuk memperjelas sasaran yang harus dicapai Bank Indonesia serta batas-batas tanggung jawabnya. Dengan demikian, tercapai atau tidaknya tujuan Bank Indonesia ini kelak akan dapat diukur dengan mudah.

Tiga Pilar Utama untuk mencapai tujuan tersebut Bank Indonesia didukung oleh tiga pilar yang merupakan tiga bidang tugasnya. Ketiga bidang tugas ini adalah:

  • Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter.
  • Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta
  • Mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia.

Selasa, 01 Oktober 2013

Persiapan Mengikuti Tes Bank

Kunci persiapan mengikuti test di bank yaitu : 
  • Memiliki background pendidikan yang tepat sesuai dengan dunia kerja perbankan dan struktur organisasi bank
  • Memahami struktur kerja pada bank, agar mengerti justifikasi pekerjaan dan kontribusi yang akan anda berikan kebank agar bisa mencapai target bank
  • Memahami segmentasi psikotest dan psikometri terutama yang berhubungan dengan operasional angka dan bilangan
  • Memahami produk - produk perbankan dan service, layanan nasabah bank ( katalog, fungsi dan manfaatnya ) sehingga tahu market yang tepat dan sesuai dengan target dan branding produk bank

Senin, 30 September 2013

Kuis 4

1. Sebutkan siklus dari human resource
  • Organizational magement
adalah menggambarkan struktur organisasi didalam perusahaan. didalam struktur organizational ini terdiri dari :
- job
- person
- position
  • Aplicant data
yaitu selalu berkaitan dengan proses rekruitmen dan selection
  • Personnel management
yaitu berkaitan dengan informasi baru tentang karyawan
  • Personnel development
adalah pengembangan karir seorang karyawan didalam perusahaan
  • Training and event management
adalah pelatihan dan pengembangan KSA  (knolages, skill, attitude)
  • Time management
yaitu berkaitan dengan absensi karyawan
  • Appraisal
adalah penilaian kinerja karyawan
  • Payroll
adalah pembayaran gaji kepada karyawan
  • Personnel cost planning
adalah perencanaan dalam pembayaran gaji karyawan dwngan spesifikasi upah dasar minimum untuk satu tahun kedepan

2. Sebutkan struktur dari human resource
  • Enterprise sturucture
yang terdiri dari
- client : identitas perusahaan / nomor klien
- company code : dua perusahaan dalam satu klien yang memiliki lapangan keuangan yang berbeda
- personnel area
- personnel subarea
  • Personnel structure
- employe group
eksternal, active, pensioner
- employe subgroup
trainee, earness, salademp, nonpayscak
  • Organizational structure
- job
- person
- position
- cost center

3. Apa yang dimaksud dengan
  • Organizational unit
organizational unit adalah struktur organisasi yang ada didalam perusahaan
  • Position
position adalah posisi dimana karyawan ditempatkan sesuai dengan kemampuannya masing - masing
  • Job
job adalah pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawab seorang karyawan
  • Person
person adalah sesorang yang ada di dalam perusahaan

4. Sebutkan 3 informasi untuk log in
  • client
  • username
  • password
5. Sebutkan jenis dari produk SAP
  • Sap bussines suite
  • Sap all in one
  • Sap bussines one

6. Apa kepanjangan dari SAP
SAP yaitu system application adn product in data processing

UNIT 3 : PERSONAL ADMINISTRATION

A global emplyoyee can coplete one or multiple global assignment for his or her global company. the concurrent employment model in my SAP ERP HCM describes the relationship between employee adn employer. the most important concepts in the management of global employees are as follow :


  • Each employee can have multiple personnel assignments, each of which is in a different country
  • Each personnel assignment is linked to the person
In the SAP system, infotypes that are most frequently used are grouped together by subject matter and assigned to static menu.
there are various processing options you can use to maintain master data. The processing options for infotype records include :
  • Create
  • Change
  • Chopy
  • Delimit
  • Delete

UNIT 2 : HUMAN CAPITAL MANAGEMENT STRUCTURE

A human resources management system enables you set up organizational hierarchies and employee relationship and then store and administer employee data in the system.

1. The enterprise structure for personnle administration is determined by the following elements :

  • Client
  • Company Code
  • Personnel Area
  • Personnel Subarea

2. A personnel area is assigned to a company code in Personnel Administration. The individual personnel areas in company code have four - digit alphanumeric identifiers.
  • Employee Group ( External / Active / Pensioner )
  • Employee Sub - Group ( Traine / Hourly Wage / Salary / Non Pay Wage )

3. Organizational Structure
  • Job
  • Position
  • Person
  • Organizational Units